PESANTREN KILAT MEMBENTUK GENERASI BERAKHLAK DAN BERPRESTASI

0 comments

 


 

PESANTREN KILAT MEMBENTUK GENERASI BERAKHLAK DAN BERPRESTASI

Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan, SMP N 3 Colomadu menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX yang beragama Islam. Sementara untuk siswa yang bergama non Islam dilaksanakan kegiatan rohani sesuai agama dan kepercayaannya. Kegiatan ini dilaksanakan selama beberapa hari di lingkungan sekolah dengan suasana yang religius, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Pesantren kilat bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik, sekaligus membentuk karakter yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Sekolah yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai spiritual.

Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terstruktur dan edukatif. Setiap pagi siswa mengikuti tadarus Al-Qur’an bersama yang dipandu oleh bapak ibu guru yang mengampu di jam pelajaran tersebut, dengan koordinator kegiatan Ibu Santi Siska, S.Pd.I. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi keislaman, seperti fiqih puasa, adab pergaulan remaja, pentingnya menjaga lisan, serta pembinaan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan secara interaktif sehingga siswa dapat bertanya dan berdiskusi dengan aktif.

Selain itu, diadakan pula praktik ibadah, seperti tata cara wudhu dan salat yang benar, serta hafalan surat-surat pendek. Untuk menumbuhkan kepedulian sosial, kegiatan pesantren kilat nantinya akan ditutup dengan pengumpulan zakat fitrah yang  akan didistribusikan kepada siswa yang membutuhkan dan warga di lingkungan sekitar sekolah yang membutuhkan. Kegiatan ini mengajarkan siswa tentang arti empati dan berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Kepala SMP N 3 Colomadu, Drs. Heru Nugroho, M.Pd menyampaikan, “Dengan terselenggaranya Pesantren Kilat ini, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh tambahan ilmu agama, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah”, ungkapnya.











Penulis : Anes Wahyu Nugraheni, SE

 



Posting Komentar