PESANTREN KILAT MEMBENTUK GENERASI BERAKHLAK DAN BERPRESTASI
Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan,
SMP N 3 Colomadu menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat yang diikuti oleh
seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX yang beragama Islam. Sementara untuk
siswa yang bergama non Islam dilaksanakan kegiatan rohani sesuai agama dan
kepercayaannya. Kegiatan ini dilaksanakan selama beberapa hari di lingkungan
sekolah dengan suasana yang religius, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Pesantren kilat bertujuan untuk meningkatkan keimanan
dan ketakwaan peserta didik, sekaligus membentuk karakter yang berakhlak mulia,
disiplin, dan bertanggung jawab. Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh
Kepala Sekolah yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya memanfaatkan
bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai
spiritual.
Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan secara
terstruktur dan edukatif. Setiap pagi siswa mengikuti tadarus Al-Qur’an bersama
yang dipandu oleh bapak ibu guru yang mengampu di jam pelajaran tersebut,
dengan koordinator kegiatan Ibu Santi Siska, S.Pd.I. Kegiatan dilanjutkan
dengan penyampaian materi keislaman, seperti fiqih puasa, adab pergaulan
remaja, pentingnya menjaga lisan, serta pembinaan akhlak dalam kehidupan
sehari-hari. Materi disampaikan secara interaktif sehingga siswa dapat bertanya
dan berdiskusi dengan aktif.
Selain itu, diadakan pula praktik ibadah, seperti tata
cara wudhu dan salat yang benar, serta hafalan surat-surat pendek. Untuk
menumbuhkan kepedulian sosial, kegiatan pesantren kilat nantinya akan ditutup
dengan pengumpulan zakat fitrah yang akan
didistribusikan kepada siswa yang membutuhkan dan warga di lingkungan sekitar
sekolah yang membutuhkan. Kegiatan ini mengajarkan siswa tentang arti empati
dan berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah.
Kepala SMP N 3 Colomadu, Drs. Heru Nugroho, M.Pd menyampaikan,
“Dengan terselenggaranya Pesantren Kilat
ini, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh tambahan ilmu agama, tetapi
juga mampu mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik
di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat. Semoga kegiatan ini
menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter,
dan berakhlakul karimah”, ungkapnya.
Penulis : Anes Wahyu Nugraheni, SE
Posting Komentar