• Selamat Datang

    Selamat Datang Di

    Website Sekolah kami SMPN 3 Colomadu, Kami berusaha memberikan informasi yang cepat dan akurat.

  • Kegiatan Dies Natalis

    Dies Natalis

    Kegiatan Dies Natalis Tahun 2023.

  • Kegiatan Pramuka

    Kegiatan Kepramukaan

    Antara lain kegiatan Kemah, Kegiatan Outbond dan Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan.

  • Karnaval Budaya

    Kegiatan Karnaval

    Karnaval tahunan yang di adakan Oleh Kec. Colomadu pada setiap tahunya dalam rangka HUT Kab. Karanganyar.

  • Karnaval HUT Kab. Karanganyar

    Karnaval Budaya

    Peserta Karnaval Budaya tahun 2018 Tingkat Kecamatan Colomadu.

  • Hari Raya IDUL ADHA

    Hewan Kurban

    Penyembelihan Hewan Kurban Sapi pada Hari Raya Idul Adha.

TRY OUT SEBAGAI ALAT UKUR KESIAPAN AKADEMIK DAN MENTAL SISWA

0 comments



SMP N 3 Colomadu Selesaikan Try Out TKA MKKS Kabupaten Karanganyar, Persiapan Intensif Menuju Ujian

SMP N 3 Colomadu sukses menyelesaikan rangkaian kegiatan Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang diselenggarakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari, mulai Rabu hingga Kamis, 11 hingga 12 Februari 2026 ini, diikuti oleh seluruh murid kelas IX yang berjumlah 251 siswa sebagai bagian dari persiapan menyongsong Tes Kemampuan Akademik yang akan dilaksanakan pada awal bulan April 2026, sesuai dengan gelombang yang dipilih.

Try out ini dirancang untuk mengenalkan perangkat dan bentuk soal yang akan digunakan dalam kegiatan TKA, sekaligus untuk mensimulasikan kondisi ujian sebenarnya, serta mengukur kesiapan akademik peserta didik. Try out ini berupa soal-soal yang diujikan dalam TKA, mencakup mata pelajaran inti yang diujikan dalam TKA, seperti Matematika, dan Bahasa Indonesia.

Kepala SMP 3 Colomadu, Drs. Heru Nugroho, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan. “Try out ini adalah sarana Mengukur sejauh mana penguasaan materi pelajaran siswa dan mengidentifikasi kekuatan serta kelemahan mereka, Memberikan gambaran nyata mengenai kondisi ujian, termasuk manajemen waktu, tata tertib, dan pengawasan, sehingga mengurangi kecemasan, Membiasakan siswa dengan tipe soal High Order Thinking Skills (HOTS) atau penalaran kritis dan pemecahan masalah. Hasil try out menjadi bahan evaluasi bagi guru dan sekolah untuk memetakan kemampuan siswa serta menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif, serta Mempersiapkan siswa untuk seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya (SMA/SMK) melalui jalur prestasi atau asesmen terstandar,” ujarnya.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar dengan pembagian sesi sebagai berikut :

Bahasa Indonesia, Rabu 11 Februari 2026

Matematika, Kamis 12  Februari 2026

  1. Sesi 1 jam 08.00 - 09.00 (9AB)     Kelas 9A di laboratorium komputer, kelas 9B di kelas
  2. Sesi 2 jam 09.10 - 10.10 (9CD)     Kelas 9C di laboratorium komputer, kelas 9D di kelas
  3. Sesi 3 jam 10.20 - 11.20 (9EF)     Kelas 9E di laboratorium komputer, Kelas 9F di kelas
  4. Sesi 4 jam 12.30 - 13.30 (9GH)     Kelas 9G di laboratorium komputer, kelas 9H di kelas

Pelaksanaan hari Rabu Bahasa Indonesia kelas (9 ACEG) di laboratorium komputer. Pelaksanaan hari Kamis Matematika (9 BDFH) di laboratorium komputer (secara bergantian). Pengawas try out adalah bapak dan ibu guru yg mengajar pada jam tersebut. Selama pelaksanaan Tryout TKA murid membawa HP. Guru pengampu Kokurikuler kelas IX membantu murid mengumpulkan HP di loker dan mendampingi anak“ belajar TKA

 

Rafifa Aisha Mahendra, salah satu peserta try out dari kelas IX A, mengungkapkan manfaat yang dirasakannya. “Try out ini seperti gladi bersih buat kami. Selain dapat mengetahui bagaimana cara pengerjaan soal yang akan diberikan, juga mengetahui peraturan – peraturan yang akan diterapkan selama pengerjaan berlangsung. Sehingga nantinya, siswa tidak akan mengalami kendala saat pelaksanaan TKA karena sudah mmengetahui tata cara dan aturan yang berlaku,” tuturnya.

Rafifa Aisha Mahendra
Salah satu peserta try out dari kelas IX A









Read more

KOMBEL PENYUSUNAN E KINERJA

0 comments

Perencanaan Praktik E - Kinerja Melalui Kegiatan KOMBEL

Komunitas Belajar (Kombel) adalah wadah kolaboratif bagi guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, dan kualitas pembelajaran melalui diskusi, berbagi praktik baik, serta refleksi rutin. Program ini fokus pada implementasi Kurikulum Merdeka, literasi - numerasi, asesmen, dan solusi masalah kelas. Guru dan karyawan SMP N 3 Colomadu seringkali melaksanakan program Kombel untuk saling berbagi ilmu, pengalaman. Seperti yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 9 Februari 2026, guru dan karyawan SMP N 3 Colomadu melaksanakan kegiatan Kombel dengan tema "Perencanaan Praktik Kinerja".

Kombel E-Kinerja adalah Komunitas Belajar yang berfokus pada peningkatan pemahaman dan pelaksanaan E-Kinerja (perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan kinerja) bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini mempunyai tujuan : meningkatkan pemahaman guru/tenaga kependidikan tentang E-Kinerja, membantu penyusunan perencanaan dan pelaporan kinerja yang sesuai ketentuan, mendorong budaya refleksi dan peningkatan kinerja berkelanjutan. Kombel E - Kinerja meliputi kegiatan sosialisasi kebijakan dan mekanisme E-Kinerja, diskusi penyusunan rencana praktik kinerja, pendampingan pengisian E-Kinerja (perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi), berbagi praktik baik (best practice) kinerja, review dan refleksi hasil kinerja secara berkala.

Dengan adanya kegiatan Kombel E - Kinerja ini diharapkan peserta mampu menyusun perencanaan E-Kinerja dengan benar, pelaporan kinerja lebih tertib, akurat, dan tepat waktu, terjadi peningkatan kualitas kinerja individu dan sekolah.










Read more

Asesmen Nasional Berbasis Komputer Tahun 2025

0 comments



Pendidikan merupakan cara mengembangkan karakter dan kompetensi murid. Pendidikan memiliki tiga komponen penting, yaitu kurikulum, pembelajaran, dan asesmen. Asesmen diperlukan untuk menilai efektivitas pembelajaran dan tercapainya kurikulum. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pun merancang Asesmen Nasional untuk penilaian tersebut.

Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau ANBK adalah program evaluasi mutu pendidikan yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek untuk memotret input, proses, dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan dasar dan menengah, dengan tiga instrumen utama yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. AN tidak bertujuan untuk menilai individu siswa, melainkan memberikan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar mengajar dan mendorong satuan pendidikan agar fokus pada pengembangan kompetensi serta karakter murid.

Tujuan Utama Asesmen Nasional :

  1. Memperbaiki mutu pendidikan : AN memberikan informasi tentang hasil belajar murid yang mendasar (literasi dan numerasi) serta kualitas proses dan iklim pembelajaran. 
  2. Mengembangkan kompetensi dan karakter murid : AN mendorong satuan pendidikan untuk lebih fokus pada pengembangan kompetensi kognitif dan karakter siswa. 
  3. Mengurangi kesenjangan : AN dapat menunjukkan adanya kesenjangan dalam sistem pendidikan, sehingga pemerintah dapat fokus pada perbaikan daerah yang paling membutuhkan. 

Tiga Komponen Utama Asesmen Nasional:

  1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) : Mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai kemampuan mendasar yang diperlukan untuk semua murid. 
  2. Survei Karakter : Mengukur sikap yang melandasi karakter peserta didik, sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila.
  3. Survei Lingkungan Belajar : Mengukur kualitas iklim sekolah, seperti iklim keamanan, inklusifitas, kebinekaan, dan proses pembelajaran. 

Perbedaan dengan Ujian Nasional (UN) :

  1. Fokus : AN bukan untuk evaluasi individu siswa atau kelulusan, melainkan untuk memetakan mutu sistem pendidikan secara keseluruhan. 
  2. Peserta : AN diikuti oleh sebagian peserta didik yang dipilih secara acak (sampling), guru, dan kepala sekolah. 
  3. Hasil : Hasil AN akan menghasilkan informasi yang digunakan sebagai dasar untuk perbaikan sistem pendidikan dan tidak memiliki konsekuensi bagi peserta didik

ANBK SMP tahun 2025 dilaksanakan dengan 3 tahap kegiatan, yaitu :

  1. Simulasi ANBK : dilaksanakan pada tanggal 21 s.d 24 Juli 2025
  2. Gladi ANBK : dilaksanakan pada tanggal 19 s.d 22 Agustus 2025
  3. ANBK : dilaksanakan pada tanggal 25 s.d 28 Agustus 2025

















Read more

INFORMASI SPMB SMP N 3 COLOMADU

0 comments



DASAR PENYELENGGARAAN SPMB :

  1. Surat Keputusan Bupati Karanganyar Nomor 400.3/219 tahun 2025 tanggal 27 Maret 2025 tentang SPMB
  2. Petunjuk Teknis Sistem Penerimaan Murid Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Dan Sekolah Menengah Pertama
Empat Jalur Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) :
  1. Domisili; adalah jalur yang diperuntukkan bagi calon Murid yang berdomisili di dalam wilayah penerimaan Murid baru yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah
  2. Afirmasi; adalah jalur yang diperuntukkan bagi calon Murid yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu, calon murid penyandang disabilitas dan Anak panti asuhan
  3. Prestasi; adalah jalur yang diperuntukkan bagi calon Murid yang memiliki prestasi di bidang akademik dan/atau nonakademik. (dikecualikan SD dan PAUD)
  4. Mutasi; adalah jalur yang diperuntukkan bagi calon murid yang berpindah domisili karena perpindahan tugas dari orang tua/wali dan bagi anak guru yang mendaftar di satuan pendidikan tempat orang tua mengajar.
SYARAT SPMB JENJANG SMP
  1. Memiliki Ijazah SD/sederajat atau Surat Tanda Lulus (STL);
  2. Khusus bagi lulusan tahun sebelumnya harus memiliki Ijazah SD/sederajat;
  3. Berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan dengan melampirkan fotokopi akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan pihak yang berwenang dengan menunjukkan aslinya;
  4. Fotokopi kartu keluarga dengan menunjukkan aslinya yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sebelum pelaksanaan pendaftaran SPMB, bila terjadi pecah kartu keluarga maka melampirkan fotokopi kartu keluarga yang lama atau surat keterangan dari kepala desa atau lurah;
  5. Bagi calon Murid baru yang berasal dari pondok pesantren, maka alamat rumah yang digunakan berdasarkan alamat pondok pesantren dibuktikan dengan surat keterangan dari pimpinan/ketua pondok pesantren;
  6. Fotokopi bukti prestasi bidang akademik maupun non akademik dan diverifikasi oleh Dinas dengan menunjukkan aslinya;
  7. Surat keterangan peringkat kelas dari Satuan Pendidikan asal yang dilampiri fotokopi rapor semester 7 sampai dengan 11 bagi pendaftar melalui Jalur Prestasi;
  8. Fotokopi surat keputusan pindah tugas atau surat penugasan orang tua/wali paling lama 1 (satu) tahun bagi pendaftar Jalur Mutasi;
  9. Surat penugasan orang tua/wali sebagai guru, bagi pendaftar Jalur Mutasi anak guru;
  10. Fotokopi kartu Program Keluarga Harapan/surat keterangan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Dinas Sosial/fotokopi Kartu Keluarga Sejahtera dan/atau Kartu Indonesia Pintar bagi pendaftar Jalur Afirmasi;
  11. Dalam hal persyaratan usia dan pembuktiannya tidak sesuai ketentuan, maka Satuan Pendidikan diberikan kewenangan untuk menentukan diterima atau tidaknya calon Murid baru setelah berkoordinasi dengan Dinas.







Penulis : Anes Wahyu Nugraheni, SE
 



Read more

SEHAT & CERIA BERSAMA ESTICO

0 comments

 


Dalam rangka memperingati Dies Natalis SMP N 3 Colomadu ke – 46 yang jatuh pada hari Senin tanggal 17 Februari 2025, SMP N 3 Colomadu berkolaborasi dengan Paguyuban Orang Tua Murid menyelenggarakan serangkaian kegiatan perayaan dengan tema “7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT, SEHAT DAN CERIA BERSAMA ESTICO” sesuai salah satu visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Seperti kita ketahui bahwa gerakan ini bertujuan membentuk generasi anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter unggul. Tujuh kebiasaan utama yang diusung adalah Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat. Kebiasaan ini dirancang untuk memastikan anak-anak unggul secara akademis, memiliki kepribadian kuat, serta peduli sosial dan lingkungan.

Kegiatan memperingati  hari jadi SMP N 3 Colomadu yang ke – 46 dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 14 Februari 2025 yang diikuti dengan semangat dan tentunya sangat antusias. Kegiatan diawali dengan  apel bersama seluruh siswa, guru dan karyawan SMP N 3 Colomadu, serta pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Kepala SMP N 3 Colomadu, Ketua Paguyuban Orang Tuan Murid, dan juga perwakilan Komite Sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Drs. Heru Nugroho, M.Pd mengungkapkan kegembiraannya atas pelaksanaan acara tersebut. “Saya sangat senang karena kita dapat berkumpul untuk bersilaturahmi sembari berolahraga. Acara ini adalah bagian dari upaya sekolah untuk mendorong siswa dan guru karyawan untuk hidup sehat dan bugar, sekaligus mendukung salah satu program pemerintah, yaitu 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” ujarnya.

Setelah pemotongan tumpeng, acara dilanjutkan dengan pelepasan jalan sehat oleh Drs. Heru Nugroho, M.Pd selaku Kepala SMP N 3 Colomadu dengan rute jalan sekitar dusun Nanasan – Pulosari Malangjiwan. Kegiatan selanjutnya adalah senam bersama dengan diselingi pengundian hadiah / doorprize. Seluruh siswa sangat antusias selama kegiatan, terlebih pada saat pengundian doorprize di mana SMP N 3 Colomadu telah menyediakan ratusan doorprize, dengan doorprize utama sebuah sepeda gunung. Tentunya banyak hadiah menarik lainnya antara lain dispenser, kipas angin, rice cooker, pakaian, alat tulis, dan hadiah lainnya.

Acara memperingati hari jadi SMP N 3 Coloamdu ke – 46 ditutup dengan doa bersama, dengan harapan semoga SMP N 3 Colomadu ke depannya semakin baik dan semakin maju, serta terwujudnya peserta didik yang berakhlak mulia, berprestasi, terampil, dan berwawasan lingkungan dengan penguatan profil pelajar Pancasila.













Penulis : Anes Wahyu Nugraheni, SE






Read more

Upacara Bendera Senin : Meningkatkan Rasa Kebangsaan, Semangat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

0 comments

 


SMP N 3 Colomadu --- Upacara bendera merupakan momen penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yang mencakup  nilai – nilai penanaman sikap disiplin, kerja sama, rasa percaya diri, patriotisme, tanggung jawab, kerja keras, kepemimpinan, nasionalisme, dan juga cinta tanah air. Upacara bendera ini memiliki tujuan untuk menghormati bendera negara Indonesia sebagai simbol kedaulatan dan persatuan. Selain itu ada beberapa tujuan lain dilaksanakannya upacara bendera, antara lain :

  1. Upacara bendera dapat meningkatkan rasa nasionalisme karena melibatkan pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. 
  2. Upacara bendera dapat meningkatkan rasa cinta tanah air karena melibatkan penghormatan terhadap bendera negara. 
  3. Upacara bendera dapat meningkatkan kedisiplinan karena melibatkan sikap taat dan patuh terhadap aturan. 
  4. Upacara bendera dapat membentuk karakter bangsa karena melibatkan kegiatan yang menghormati bendera negara. 
  5. Upacara bendera dapat membangkitkan peran siswa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 
  6. Upacara bendera dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan nasionalisme. 
  7. Upacara bendera dapat mengenang sejarah bendera negara

Kegiatan ini biasanya dilaksanakan setiap hari Senin selama 40 menit (1 jam pelajaran) sebelum kegiatan Proses Belajar Mengajar (KBM) dimulai. Selain upacara bendera setiap hari Senin, juga dilakukan pada peringatan hari besar nasional seperti upacara Hari Kemerdekaan RI, Hari Pendidikan Nasional, Hari Kesaktian Pancasila, Hari Pahlawan, dan hari peringatan nasional lainnya. Petugas upacara bendera dilaksanakan secara bergilir dari semua kelas, di mana petugasnya sudah ditunjuk 1 minggu sebelumnya sehingga siswa yang mendapatkan tugas dapat berlatih terlebih dahulu dengan didampingi pengurus OSIS dan guru pembina kesiswaan.

Namun ada yang berbeda pada pelaksanaan upacara bendera hari Senin tanggal 17 Februari 2025, di mana pembina upacara bendera adalah Kompol Thourakhman, S.H., M.H, Kabag Log Polres Karanganyar. Selaku pembina upacara bendera, beliau memberikan arahan dan motivasi kepada siswa untuk selalu semangat, pantang menyerah dalam belajar. Beliau juga mengingatkan seluruh siswa untuk selalu menghormati bapak ibu guru, karena guru adalah orang tua mereka di sekolah.















Penulis : Anes Wahyu Nugraheni, SE




Read more